Pendaki CPA Jayawijaya Sempat Dihantam Badai Sebelum Berhasil Capai Puncak Gunung Raung, Bersiap ke Himalaya
Sempat dihantam badai dan cuaca buruk, tim pendaki Club Pecinta Alam (CPA) Jayawijaya berhasil mencapai puncak Gunung Raung pada Sabtu (25/2/2023) pukul 06.30 WIB. Pendakian itu dalam rangkaian ekspedisi tiga puncak, yaitu Gunung Argopuro 3088 mdpl, Gunung Raung 3344 mdpl dan Base Camp Everest 5364 mdpl di Pegunungan Himalaya.
Tim CPA Jayawijaya yang beranggotakan tiga orang, yaitu Idris Kusnandar, Hilman Solehudin dan Soleh Sulaeman. Ketiga pendaki senior tersebut memulai pendakian pada Jumat (24/2) melalui jalur Kalibaru, Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur. Ketua Ekspedisi CPA Jayawijaya Hilman Solehudin mengatakan, pendakian kali ini menguras banyak tenaga karena cuaca yang tidak mendukung. Bahkah pada hari pertama tim sempat dihantam badai saat menuju camp 7.
“Alhamdulillaah berkat doa dari saudara-saudara CPA Jayawijaya kita di Bandung yang terus mensupport akhirnya kita bisa melalui badai dengan selamat dan mencapai puncak sesuai target,” kata Hilman.
Menurut Hilman, Gunung Raung dikenal di kalangan pendaki sebagai gunung dengan rute tersulit diantara gunung-gunung di Pulau Jawa. Selain medannya yang terjal dengan kemiringan 90 derajat, pendaki wajib dibekali perlengkapan panjat tebing, sepeti tali kernmantel, harnest, carabiner dan figure eight. “Normalnya pendakian bisa memakan waktu tiga hari dua malam, tapi kita pangkas menjadi dua hari satu malam karena melihat cuaca yang buruk kita putuskan untuk langsung turun setelah mencapai puncak,” ujar Hilman yang juga seorang atlet Trail Run.
Salah seorang penggagas ekspedisi sekaligus Ketua Komisariat CPA Jayawijaya, Soleh Sulaeman mengatakan, ekspedisi Gunung Raung merupakan capaian puncak kedua setelah puncak Gunung Argopuro yang behasil dicapai pada September tahun lalu. Terakhir tim akan menuju pegunungan Himalaya sebagai rangkaian puncak ekspedisi. Pencapaian puncak Gunung Raung juga kado momentum hari lahir CPA Jayawijaya yang jatuh pada 1 Maret 2023.
“Alhamdulillaah dengan semangat persaudaraan sampai hari ini CPA Jayawijaya masih eksis berkiprah di dunia petualangan. Semoga momentum 41 tahun CPA Jayawijaya ini membuktikan masih ada kelompok-kelompoak pecinta alam yang sap menjadi garda terdepan untuk menjaga dan memelihara alam bumi pertiwi,” kata Soleh.
Club Pecinta Alam Jayawijaya sendiri didirikan pada 1 Maret 1982 di SMA Negeri 2 Cimahi. Saat ini perhimpunan tesebut memperluas kiprahnya malalui Yayasan Jayawijaya Dharma Abadi. (*)
