Pendakian Puncak Idenburg, 2009
CPA Jayawijaya – Dua acungan jempol tentunya sangat pantas untuk kami berikan kepada tim ekspedisi Pegunungan Sudirman 2009 Mahasiswa Pecinta Alam ( Mahitala ) Universitas Parahyangan. Tim pendakian yang berjumlah 10 orang tersebut menjadi Orang Indonesia pertama yang mampu mencapai Puncak Idenburg, Papua. Para pendaki tersebut berhasil mencapai titik tertinggi Idenburg pada 29 Januari 2009.
Menurut penuturan Farli, Ketua Dewan Pengurus Mahitala Unpar, perhitungan untuk mencapai Puncak Idenburg meleset satu hari dari rencana awal yaitu tanggal 28 Januari 2009. “Karena tim membutuhkan waktu recovery dahulu”, ujar Farli ketika ditemui di Kampus Unpar, Jalan Ciumbuleuit.
Tim ekspedisi pendakian terbagi menjadi tiga, yaitu Tim Engea 1, Engea 2 dan Engea 3. Namun, ada satu orang yang tak bisa ikut dalam ekspedisi pendakian. Dia menjadi perantara atau penghubung antara tim pendaki dengan tim yang berada di kampus. Untuk tim yang berada di kampus sendiri berjumlah 4 orang.
Suhu, hujan dan kabut menjadi musuh terberat selama pendakian ini. Berdasarkan laporan yang diterima dari rekannya melalui e-mail, suhu udara dan cuaca di daerah Idenburg tak menentu alias berubah – ubah. Pada malam hari, suhu udara bisa mencapat minus 1 derajat celcius.”Tidak sesuai dengan perkiraan semula” ujar Farli.
Meskipun hujan mengguyur disertai dengan kabut tebal yang menyelimuti lembah Idenburg, tentunya tidak menyuruti semangat tim ekspedisi untuk bisa mencapai Puncak Idenburg. Justru, beratnya medan yang penuh dengan tebing berwarna putih membuat tim ekspedisi semakin bersemangat untuk bisa menaklukan Puncak Idenburg. Setibanya mereka di Puncak Idenburg, tim ekspedisi pendakian langsung mengibarkan Bendera Merah Putih.
Farli, yang juga termasuk Mahasiswa Jurusan Arsitektur Unpar ini mengatakan bahwa lembah Idenburg belum pernah dieksplorasi oleh Orang Indonesia. Hanya Henrich Harrer, Warga Negara Austria yang pernah menjajaki kakinya menuju Idenburg pada 1960, itupun tidak mencapai puncaknya.
Berikut tadi merupakan cerita mengenai tim ekspedisi yang berhasil mencapai Puncak Idenburg, Papua.
